LP2KM February 15, 2025 Dibaca 449 kali

Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar Sharing Session bertajuk “Optimalisasi Peran Sistem Penjaminan Mutu dalam Pencapaian Akreditasi dan Pemeringkatan Internasional” bersama Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Kontrol Mutu (LPPKM) dan Direktorat Administrasi Akademik (DAA) pada hari Jum’at 14 Febuari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 13:30 WIB di Gedung A.R. Sultan Mansyur Lantai 2 ruangan RA 28 kampus utama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor I UMRI Dr. Wirdati Irma, S.Pd., M.Si, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, UPM dan GKM . Pada acara kali ini, UMRI menghadirkan narasumber utama yakni Bapak Dr. Nuryakin, SE., MM, yang merupakan Kepala Bidang Penjaminan Mutu Eksternal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sekaligus Biro Pengembangan Organisasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Wakil Rektor I UMRI memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Beliau menekankan bahwa pentingnya sistem penjaminan mutu sebagai strategi dalam mencapai akreditasi unggul. “Pada Februari ini, kami akan mengunggah borang akreditasi untuk empat Program Studi, diantaranya Prodi Pendidikan Informatika, Prodi Farmasi, Prodi Perbankan Syariah, dan Prodi Kimia di bulan Februari ini. Secara keseluruhan, UMRI memiliki 31 Program Studi, dan sebagian besar sedang dalam tahap persiapan akreditasi,” ujarnya.

Dr. Nuryakin, SE., MM, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 13 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang telah berhasil memperoleh akreditasi unggul. Serta menekankan bahwa standar mutulah yang baik menjadi kunci utama dalam pencapaian akreditasi.
“Jika kita hanya mengunggah laporan standar mutu sesuai dengan 24 standar yang ditetapkan oleh DIKTI, maka kita hanya memenuhi syarat minimal. Di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), kami telah mengembangkan 50 standar mutu yang menjadi ciri khas kampus dan tercermin dalam seluruh aspek akademik dan non-akademik,” ungkapnya.
Kemudian, Dr. Nuryakin, SE., MM, juga menekankan bahwa pencapaian akreditasi unggul tidak hanya bergantung pada kelengkapan dokumen, tetapi juga pada komitmen Perguruan Tinggi dalam menerapkan sistem penjaminan mutu yang lebih luas dan berkelanjutan.
Terakhir, Semoga dengan diadakan sharing session ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ini dapat semakin memahami strategi optimalisasi sistem penjaminan mutu untuk mendukung pencapaian akreditasi unggul dan meningkatkan peringkat internasional universitas.