LP2KM August 13, 2025 Dibaca 172 kali
Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terus melakukan langkah
strategis dalam peningkatan mutu pendidikan melalui pembaruan kurikulum yang
sesuai dengan standar nasional dan internasional. Salah satu wujud komitmen
tersebut adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan
Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE), yang menghadirkan Bapak Munajat
Tri Nugroho, S.T., M.T., Ph.D narasumber dari Lembaga Akreditasi Mandiri
Teknik (LAMTEK).
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lt.3 Gedung Rektorat
UMRI dan diikuti oleh para dosen, ketua program studi, serta tim pengembang
kurikulum dari berbagai fakultas di lingkungan UMRI. Acara dibuka oleh Direktur
Akademik yaitu Bapak Dr. Jupendri, S.Sos., M.I.kom yang dalam sambutannya menekankan pentingnya
penerapan kurikulum OBE untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan mendukung
pencapaian akreditasi unggul.
“Tujuannya adalah untuk menciptakan kurikulum yang sesuai
dengan kebutuhan mahasiswa. Targetnya, kurikulum ini sudah dapat digunakan per
15 September 2025,” jelasnya.
Wakil Rektor I Umri, Dr Wirdati Irma, S.Pd., M.Si dalam sambutannya
menyampaikan harapan agar melalui bimtek ini, proses finalisasi kurikulum dapat
segera diselesaikan dan mulai diimplementasikan pada semester ganjil tahun
akademik 2025/2026. Ia menekankan bahwa kurikulum merupakan kunci utama dalam
menentukan kualitas lulusan sebuah perguruan tinggi.
“Lulusan yang dihasilkan akan membawa nama Umri. Maka
sebelum mereka dinilai oleh masyarakat, kita harus memastikan mahasiswa
dibekali dengan pengetahuan yang relevan dan berdampak, baik bagi dirinya
sendiri, universitas, maupun masyarakat,” ujarnya.
Narasumber dari LAMTEK Bapak Munajat Tri Nugroho, S.T.,
M.T., Ph.D memaparkan secara detail prinsip-prinsip kurikulum OBE, mulai dari
perumusan profil lulusan, penetapan capaian pembelajaran, penyusunan struktur
kurikulum, hingga metode evaluasi pembelajaran.
"Sebagai penyusun kurikulum OBE, kita harus
mengacu pada visi universitas dan visi keilmuan program studi, serta
memperhatikan kebutuhan pasar. Dari situ disusun rencana pembelajaran yang
terstruktur hingga implementasinya," ujar narasumber LAMTEK dalam
sesi materi.
Selain sesi pemaparan, peserta juga terlibat aktif dalam
lokakarya penyusunan dokumen kurikulum yang sesuai dengan format dan standar
LAMTEK. Diskusi kelompok dan studi kasus diberikan untuk memastikan setiap
program studi mampu mengimplementasikan konsep OBE secara efektif.
Melalui kegiatan ini, UMRI berharap seluruh program studi
mampu menghasilkan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri,
perkembangan teknologi, dan standar akreditasi terkini.